banner 728x90

Nelayan Kebintik Ngeluh, Alur Kapal Makin Dangkal Akibat Sedimentasi Tambang

Kepala DKP Babel Yopi Wijaya. Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Sejumlah warga yang mengaku nelayan Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah mengadu ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Babel, beberapa waktu lalu.

Para nelayan tersebut mengeluh perairan laut tempat kapal nelayan berlabuh, semakin dangkal.

Menurut mereka, sedimentasi akibat tambang timah di sekitarnya, mengancam kelancaran alur keluar masuk kapal.

“Jadi mereka datang, minta lumpur akibat sedimentasi dikeruk. Kami terima keluhan nelayan tersebut dan kita akan inventarisir masalahnya seperti apa,” kata Kepala DKP Babel Yopi Wijaya, Jumat (23/1/2026).

Yopi menyebut wilayah laut, 0 sampai 12 mil merupakan kewenang Provinsi Kepulauan Babel.

Namun, pemprov, menurutnya terkendala anggaran untuk melakukan pengerukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses