JURNALINDONESIA.CO – Kelangkaan Gas Liquefied Petroleum (LPG) tiga kilogram subsidi di Kota Pangkalpinang membuat resah warga selama sepekan ini.
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin Masyarif atau Prof Udin menyadari kondisi itu.
Menurutnya, kelangkaan akibat kapal yang membawa elpiji terkendala cuaca ekstrem dan tingginya gelombang.
“Terjadinya kelangkaan elpiji karena faktor transportasi pengiriman yang mengalami hambatan cuaca yang belum memungkinkan, gelombang tinggi dan juga laut pasang,” jelas Prof Udin, Rabu (21/1/2026).
Namun, saat ini pasokan gas LPG 3 kilogram sudah masuk selama dua hari terakhir, mulai mengatasi masalah kelangkaan tersebut.













