banner 728x90

Misteri 5.200 Lubang di Lereng Bukit Peru, Benarkah Ulah Alien?

Keberadaan ribuan lubang di lereng bukit di Andes Selatan Peru, menimbulkan tanda tanya. Foto: CNN
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Keberadaan ribuan lubang di lereng bukit di Andes Selatan Peru, menimbulkan tanda tanya.

Bahkan, ada yang mengaitkan lubang misterius sepanjang 1,5 kilometer itu, akibat ulah alien atau makhluk asing.

Situs itu dikenal sebagai Monte Sierpe atau Gunung Ular.

Sebanyak 5.200 lubang misterius dan berukuran besar, telah membingungkan para ilmuwan dan penggemar misteri selama hampir satu abad.

Kajian itu kini memberi petunjuk baru mengenai alasan masyarakat kuno membangunnya ratusan tahun lalu.

Formasi ini, yang secara informal disebut “band of holes” pertama kali menarik perhatian publik ketika National Geographic menerbitkan foto udara situs tersebut pada 1933.

Meski begitu, tidak ada catatan tertulis terkait pembuatannya, sehingga tujuannya masih menjadi misteri dan banyak spekulasinya.

Teori yang pernah diajukan tentang penggunaan lubang-lubang tersebut mencakup fungsi pertahanan, penyimpanan, perkebunan, tempat menampung air, hingga perangkap kabut.

Bahkan, orang-orang yang mendukung teori astronot kuno, sebuah keyakinan bahwa alien itu nyata dan membentuk peradaban awal di Bumi, juga telah menghubungkannya dengan makhluk luar angkasa.

Kini, rekaman drone baru dan analisis mikro botani serbuk sari yang ditemukan di dalam lubang-lubang tersebut mengarahkan para peneliti untuk membuat simpulan.

Bahwa situs tersebut awalnya berfungsi sebagai pasar yang ramai bagi peradaban pra-Inca, dan kemudian sebagai metode penghitungan suku Inca, menurut sebuah studi yang diterbitkan 10 November di jurnal Antiquity.

“Mengapa masyarakat kuno membuat lebih dari 5.000 lubang di kaki bukit Peru selatan?” ujar penulis utama studi, Dr. Jacob Bongers, arkeolog digital di University of Sydney dan Peneliti Tamu di Australian Museum Research Institute dikutip dari CNN International, Minggu (18/1/2026) dilansir CNBC.

“Kami tidak tahu mengapa mereka ada di sini, tetapi kami telah menghasilkan beberapa data baru yang menjanjikan dan menghasilkan petunjuk penting dan mendukung teori-teori baru tentang penggunaan situs tersebut,” tambahnya.

Kedalaman lubang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses