JURNALINDONESIA.CO – Nasib tragis dialami H Aman (80) alias Kai warga Desa Pulau Sewangi RT 01, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Minggu (18/1/2026).
Dia tewas dibunuh oleh cucunya sendiri, Jauhari (26) di Desa Pulau Sewangi.
Korban mengalami luka parah di punggung, leher, dan tangan.
Jauhari menghabisi kakeknya menggunakan mandau.
Selain Aman, anak tertuanya bernama Hamdan juga mengalami luka akibat sabetan mandau.
Saat itu, Hamdan berusaha menyelamatkan ayahnya.
“Hamdan di Puskesmas sekarang, tangannya luka terkena mandau,” ujar Lina, keluarga korban di rumah duka.
Juhairi sudah ditangkap polisi, namun motif belum terungkap.













