JURNALINDONESIA.CO – Sejumlah warga di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mengeluh gas LPG atau elpiji 3 Kg sulit ditemukan.
“Biasanya di toko dekat rumah, ada yang jual,” kata Imel, ibu rumah tangga (IRT) di Selindung Baru, Minggu (18/1/2026).
Ternyata, pasokan gas elpiji ke Pulau Bangka terkendala kerusakan kapal pengangkut dari Sumatera Selatan.
Hal itu diungkap Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar kepada awak media, Sabtu (17/1/2026).
Dia sudah berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina Patra Niaga.
Menurutnya, General Manager (GM) Patra Niaga Regional Palembang serta jajaran Sales Branch Manager (SBM) di Pangkalbalam, menyebutkan kendala pada kapal pengangkut elpiji mengalami kerusakan.
“Akibatnya pasokan elpiji ke Babel terlambat hingga tiga hari,” katanya.













