JURNALINDONESIA.CO – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meluncurkan Program Gerakan Nanam Cabe Rakyat (GENCAR).
Ini adalah sebuah gerakan ketahanan pangan berbasis rumah tangga yang dikelola secara terintegrasi bersama kelompok tani, dasawisma, dan ibu-ibu TP PKK kelurahan.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, didampingi Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani, secara langsung meluncurkan program tersebut sekaligus menyerahkan tanaman cabai kepada masyarakat di Kelurahan Airitam, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Jumat (16/1/2026).
Program GENCAR dirancang sebagai respons strategis terhadap fluktuasi harga cabai yang kerap menjadi salah satu penyumbang inflasi daerah.
Pada tahap awal, Pemprov Babel menyalurkan sebanyak 150.000 tanaman cabai, yang diproyeksikan sudah dapat dipetik dalam waktu sekitar satu bulan ke depan.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada warga Kelurahan Airitam sebagai lokasi percontohan pelaksanaan program.
Program ini sekaligus mencerminkan visi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yakni “Mewujudkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang Berdaya Saing, Berbudaya, Mandiri, dan Sejahtera.”
Melalui penyediaan tanaman cabai kepada masyarakat, pemerintah mendorong terwujudnya kemandirian pangan keluarga, memperkuat budaya gotong royong dan kebersamaan, serta meningkatkan daya saing ekonomi rumah tangga.
Dengan memanfaatkan potensi lokal dan peran aktif masyarakat, Program GENCAR diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Hidayat Arsani menjelaskan, keunggulan utama Program GENCAR terletak pada konsep pemberdayaan masyarakat, mulai dari proses pemeliharaan, perawatan, hingga pemanfaatan hasil panen.
“Program ini tidak hanya membagikan tanaman cabai dengan konsep satu rumah menerima 10 batang, tetapi juga melibatkan kelompok tani sebagai pendamping teknis, serta dasawisma dan Ibu-ibu TP PKK kelurahan sebagai pengelola di tingkat rumah tangga. Dengan pola ini, program diharapkan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan, pelaksanaan Program GENCAR akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan dukungan pendampingan berkelanjutan.
“Apabila terdapat tanaman yang tidak tumbuh optimal, masyarakat dapat berkoordinasi melalui kelompok tani dan TP PKK untuk dilakukan penggantian,” tambahnya.













