banner 728x90

Buser Naga Tangkap Pelaku Begal Payudara, Warganet Ramai-ramai Beri Pengakuan

Polresta Pangkalpinang ungkap kasus begal payudara di 18 TKP di Kota Pangkalpinang, Kamis (15/1/2026). Foto: JI/Mita
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Pengungkapan kasus begal payudara oleh Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang mendapat respons dari masyarakat.

Pelaku PR (22), bujangan oknum Satpam di sebuah gudang di Pangkalpinang, ditangkap, Senin (12/1/2026) lalu.

Menurut pengakuan PR, dia sudah beraksi di 18 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kota Pangkalpinang, sejak tahun 2022 hingga 2025.

Di akun TikTok @jurnalindonesia, sejumlah warganet memberikan pengakuan.

@SAZA:Dijalan jerambah gantung jalan kekampus tu juga la brp kali kejadian orng kena begal ni, tolong pak krna bahaya, terus bnyk anak kampus yg jalan tu, kalo ad apa” pasti susah orangtua e

@im_delottt:Kawan ku baru lh ngalamin e di arah semabung 

@gord~•:di perbatasan desa air mesu dan desa Cambai di karet” pastur juga kemaren pak,banyak korban tapi karna dxd cctv atau barang bukti susah nangkap pelaku AE!!!

@namiiiayunda:Sering itu pak kejadian nya arah nk ke batu belubang

@Jully91:Q dulu pernah lh kejadian pulang begawi hampir Q jatuh dr motor
tekeria dk kena keparat ya miggang a.. motor a ninja RR warna merah

Pengakuan warganet tersebut, dapat menjadi perhatian bahwa pelaku kejahatan termasuk begal payudara mengancam keselamatan warga Kota Pangkalpinang.

Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners menegaskan, akan menangkap pelaku yang berbuat kejahatan di Kota Pangkalpinang.

“Kami imbau kepada masyarakat, yang pernah menjadi korban begal payudara, agar melapor ke kami, supaya ancaman hukuman pelaku dapat lebih berat,” kata Kapolresta.

Sementara, lokasi yang menjadi sasaran pelaku di antaranya Jalan Pulau Pelepas, kawasan Kompleks Perkantoran Gubernur Babel dan jalan di bandara lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses