JURNALINDONESIA.CO — Sebanyak 25 ton pasir timah gagal diselundupkan ke Malaysia melalui perairan Tanjung Grasak, Kabupaten Bangka, Rabu (14/1/2026).
Pasir timah yang dibawa dalam 500 kampil karung itu, berada di palka kapal Kapal Motor (KM) Murah Rezeki.
Tim gabungan Satgas Trisakti, TNI AL bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Pangkalpinang mencium modus pelaku penyelundupan.
Saat melintas di perairan Tanjung Kerasak, kapal dicegat tim gabungan dan pemilik tak dapat menunjukkan dokumen resmi.
Puluhan ton pasir timah itu, rencananya akan dibawa ke Malaysia menggunakan Kapal Motor (KM) Murah Rezeki.
Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalpinang, Junanto Kurniawan membenarkan pihaknya bersama tim gabungan Satgas Trisakti, TNI AL mengamankan puluhan ton pasir timah.
“Operasi ini berawal dari informasi awal, terkait dugaan aktivitas pengangkutan pasir timah ilegal di perairan Pulau Bangka,” kata Junanto.













