banner 728x90

Hubungan Seks Sesama Jenis Pelajar, Salah Satu Penyebab HIV di Pangkalpinang

Avatar
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pangkalpinang, Widya Eva Sari. Foto: JI/mita
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Kasus HIV/AIDS di Kota Pangkalpinang cenderung meningkat selama dua tahun terakhir.

Pada 2024 sebanyak 121 orang terjangkit HIV/AIDS, naik 133 orang pada 2025.

Penderitanya tidak sebatas pekerja seks komersial (PSK), namun dialami kalangan remaja dan pelajar.

Hal itu diungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang Widya Eva Sari, Senin (12/1/2026).

“Setelah kita lakukan skrining di sekolah-sekolah, ternyata kondisinya membuat kita prihatin. Bahkan ada pelajar laki-laki, usia SMP yang terjangkit HIV,” ungkap Widya.

Penyebabnya, lanjut Widya, hubungan sesama jenis dengan pria dewasa.

Hubungan Lelaki Seks Lelaki (LSL) ini, menurut Widya, jauh lebih berisiko karena bisa jadi ada perlukaan akibat aktivitas berlebih.

“Inilah yang perlu sama-sama kita perhatikan secara serius, pihak keluarga, sekolah, karena lingkungan di luar sangat mempengaruhi pola pergaulan anak-anak remaja ini,” jelasnya.

Usia produktif

Widya melanjutkan, kasus HIV/AIDS terus meningkat, terutama pada kalangan remaja dan pelajar dengan rentang usia produktif, mulai 17 hingga 24 tahun dan 25 – 40 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses