JURNALINDONESIA.CO – Demo Aliansi Rakyat Bangka Belitung di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, berlangsung singkat, Senin (5/1/2026).
Peserta aksi yang direncanakan mencapai 3.000 orang, hanya berjumlah ratusan pendemo saja.
Namun, tak menyurut aksi Batara Cs untuk menyampaikan tuntutan mereka.
Pendemo tertahan di pintu gerbang halaman Kantor Gubernur Babel.
Ratusan aparat keamanan bersiaga penuh mengamankan aksi pendemo.
Tuntutan Aliansi Rakyat Bangka Belitung adalah mendesak agar aparat kepolisian menangguhkan penahanan penambang yang ditangkap.
“Kami minta Bapak Kapolda, agar menangguhkan penahanan penambang yang ditangkap,” kata Batara dalam orasinya.
Menurutnya, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.
Ucapan Batara tersebut, terkait penambang kecil yang tak berkutik saat melakukan aktivitas penambangan namun ditangkap oleh aparat.
Para pendemo saat itu meminta Gubernur Babel Hidayat Arsani keluar menemui mereka.
“Pak Gubernur keluar,” teriak pendemo.













