JURNALINDONESIA.CO – Aturan dalam Islam sangat kompleks dan menyentuh semua kehidupan.
Mulai dari hal-hal ringan, seperti makan, masuk WC, mandi, dan tidur pun ada petunjuknya.
Jika diikuti oleh umatnya, maka akan memberikan kebaikan dan keberkahan.
Khusus untuk tidur, merupakan nikmat dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Selain sebagai kebutuhan biologis, Islam mengajarkan adab-adab tidur yang sesuai dengan Sunah Rasulullah ﷺ.
Agar setiap momen istirahat menjadi penuh keberkahan, perlindungan, dan pahala.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman bahwa tidur adalah bagian dari fitrah manusia dan Allah menjadikannya sebagai waktu istirahat.
Adab sebelum dan sesudah tidur, adalah bagian dari teladan Nabi Muhammad ﷺ dalam setiap aspek kehidupan.
Berikut adab tidur dilansir dari bankmuamalat.co.id.
Berwudhu Sebelum Tidur
Sebelum tidur, Rasulullah ﷺ menganjurkan agar seorang muslim berwudhu seperti wudhu untuk shalat.
Wudhu sebelum tidur menandakan tidur dalam keadaan suci dan bersih, serta mendatangkan keberkahan dan perlindungan sepanjang malam.
Membaca Doa Sebelum Tidur Dari Hudzaifah dan Abu Dzarr bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila akan beranjak tidur, beliau mengucapkan:
“Bismika Allahumma ahyaa wa amuut (dengan nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati)” (HR. Bukhari)
Membaca doa ini membantu menenangkan hati, memohon perlindungan, dan menyadarkan kita bahwa tidur adalah bagian dari kehidupan yang Allah anugerahkan.
Tidur dengan Posisi Sisi Kanan
Posisi tidur miring ke sisi kanan adalah Sunah yang Rasulullah ﷺ lakukan dan ajarkan.
Posisi ini tidak hanya memiliki hikmah spiritual tetapi juga diyakini membawa manfaat dari sisi kesehatan, seperti memudahkan pernapasan dan memaksimalkan sirkulasi darah.













