Oleh: Mahendra (Penulis di Pangkalpinang)
JURNALINDONESIA.CO – Sekiranya monyet bisa berbahasa, berbicara layaknya manusia, mereka akan berstrategi menyusun peradaban.
Film Planet of the Apes, menggambarkan simpanse yang berbahasa, bersatu mengalahkan manusia.
Nyatanya simpanse atau monyet tak punya bahasa karena tidak bisa bicara.
Beruntunglah manusia, yang memiliki kemampuan berbahasa, berbicara lalu melahirkan seribu makna.
Sedangkan monyet mengandalkan naluri, hanya bisa berbisik-bisik kemudian mengulang-ulang tingkah yang sama.
Gara-gara bahasa pula, Melia tak kuat menahan rayuan Dilan sampai-sampai rela mematut diri di depan cermin.
Sebab bahasa juga, Hayati menangis tersedu-sedu manakala Zainuddin membuang rasanya di Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.
Karena indahnya berbahasa, Abu Nawas selalu mampu mengambil hati Sultan Harun Ar Rasyid.
Pun demikian ketika Qais ditanya, debu yang menempel di sandal Laila lebih dicintainya daripada dunia dan seisinya.
Wanita mana seperti Laila yang tak bahagia mendengar kata-kata dari mulut Qais.











