JURNALINDONESIA.CO – Tolak PLTN, Tolak Tambang Laut, adalah semangat yang dibagikan puluhan orang di Pantai Payak Duri Bakong, Desa Batu Beriga, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (20/12/2025).
Mereka melakukan gerakan yang manfaatnya tak hanya untuk masyarakat Desa Beriga, namun untuk alam Bangka Belitung.
Sabtu pagi itu menjadi penanda bahwa alam harus lestari, nelayan perlu tempat untuk mencari nafkah, dan anak cucu ingin menikmat keindahan Desa Batu Beriga bertahun-tahun nantinya.
Sebanyak 2.500 mangrove ditancapkan di pesisir pantai, berlumpur, dan mereka berkotor-kotoran.
Ada WALHI Babel bersama komunitas serta masyarakat Desa Batu Beriga, bergerak menyemai harapan.
Harapan agar alam yang indah ini, tetap lestari, damai, dan tenang.
Mereka orang-orang biasa yang menggemakan keinginan, lewat spanduk-spanduk:
1. “REVISI PERDA RZWP3-K.”
2. “CABUT IUP PT Timah DI LAUT BERIGA.”
3. “PLTN BUKAN SOLUSI”
4. “AKSI NYATA BUKAN KATA -KATA”
Jagalah Alam Sebelum Alam Bertindak
5. “JAGA BUMI KITA DARI ORANG-ORANG KORUP DAN RAKUS”
Tolak Tambang Laut Beriga













