JURNALINDONESIA.CO – Infeksi saluran kencing (ISK) secara umum diawali dengan gejala anyang-anyangan.
Pakar kesehatan herbal, dr Saddam Ismail menjelaskan, gejala lain ISK adalah air kencing berwarna keruh hingga kemerahan.
Adanya sensasi ingin buang air kecil terus menerus.
Air kencing berbau tajam, air kencing yang sedikit karena terlalu sering buang air kecil, perut bagian bawah sakit, terlebih saat ditekan, hingga demam.
Penyebab seseorang alami ISK
– Tidak Membersihkan Area Kelamin dengan Benar
Saat Anda buang air kecil dan tidak membersihkannya dengan benar, ada kemungkinan masuknya bakteri ke dalam saluran kencing dan menginfeksinya.
Terlebih pada seorang wanita, ternyata ada cara untuk membersihkan area kewanitaan ini.
Yakni dengan cara mengusapnya dari bagian depan ke belakang, bukan dari bagian belakang ke depan.
Untuk laki-laki juga dianjurkan untuk membersihkan area kelaminnya dengan benar, agar tidak terkena infeksi saluran kemih.
– Tidak Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual
Beberapa orang kerap melakukan hal ini, yakni tidak membersihkan area sensitifnya setelah berhubungan seksual.
Ternyata saat setelah berhubungan seksual, baik laki-laki maupun perempuan dianjurkan untuk buang air kecil.
Hal ini bertujuan untuk membersihkan area sensitif agar tidak ada bakteri yang dapat menginfeksi.
Area sensitif yang tidak segera dibersihkan setelah melakukan hubungan seksual dapat menyebabkan bakteri masuk ke saluran kencing.
Sehingga ada kemungkinan bakteri dapat berkembang biak, terlebih jika hal ini Anda biarkan hingga pagi hari.
– Kurang Minum Air Putih
Anda yang kurang minum air putih dapat menyebabkan kurangnya intensitas buang air kecil.
Hal ini dapat menyebabkan urine berwarna pekat dan memudahkan bakteri untuk menginfeksi dan berkembang biak.













