JURNALINDONESIA.CO – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyalurkan beras HUT ke-25 Babel bagi masyarakat Desa Penyamun Kecamatan Pemali dan sekitarnya, Sabtu pagi (6/12/2025).
Pembagian beras ini dipusatkan di Kantor Pemerintah Desa Penyamun.
Turut hadir dalam acara ini, Bupati Bangka Fery Insani, Sekda Kabupaten Bangka, beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dan Kabupaten Bangka, Camat, Kades, Tokoh Masyarakat setempat, serta RT/Kadus.
Kehadiran Gubernur disambut hangat masyarakat yang sudah ramai menunggu.
Gubernur juga terlihat membaur, menyapa, dan berfoto bersama dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan usia Babel yang ke-25 ini, pemerintah terus berupaya mendorong tumbuh kembang di daerah di berbagai sektor.
Namun, kemajuan infrastruktur dan pembangunan fisik saja tidak akan cukup bila tidak dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Untuk itulah Pemerintah Provinsi terus berupaya hadir dan berperan aktif melalui berbagai program salah satunya adalah penyaluran paket sembako yang kita laksanakan pada hari ini,” ujarnya.
Ratusan paket yang disiapkan pihaknya pada penyaluran ini, program yang memiliki makna besar yaitu menjaga ikatan sosial memperkuat rasa kebersamaan dan menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Hari ini kami datang bapak/ibu membawa sembako, tapi jangan di lihat dari nilainya. Ini kita bagikan ke seluruh Bangka Belitung, hampir puluhan ribu karung beras. Kemaren kita sudah ke Kabupaten Bangka Selatan, Pangkalpinang, Beltim, Tanjung Pandan, dan hari ini Kabupaten Bangka, nanti Insya Allah bulan Puasa kita bagi lagi,” ungkap Gubernur Hidayat Arsani.
Pihaknya juga menyadari, bahwa bantuan ini tentu belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan yang di hadapi masyarakat.
Akan tetapi, pihaknya berharap semoga bantuan ini dapat menjadi penopang sementara, meningkatkan semangat untuk tetap bertahan dan memberikan harapan di tengah situasi ekonomi yang masih memerlukan banyak penyesuaian.













