JURNALINDONESIA.CO – Bupati Bangka Fery Insani mengungkapkan tidak anti tambang timah, namun jangan membuat kerusakan lingkungan, apalagi sampai mengubah bentang alam.
Dia menyebutkan, ada dua jembatan nyaris putus gara-gara tambang timah ilegal.
Namun, jika penambangan di hulu sungai makin tak terkendali maka dua jembatan tersebut akan benar-benar putus.
Hal itu diungkap Fery Insani saat rapat koordinasi persiapan momen Natal dan Tahun Baru (nataru) 2025.
“Kurang-kurangilah tambang di hulu sungai,” kata Fery Insani di depan para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangka, Jumat (5/12/2025).
Air dari tambang timah di hulu sungai itulah, kata Fery yang mengancam jembatan dan membuat akses warga terganggu.
Ancaman kerusakan jembatan itu ada di daerah Tungkup, Kecamatan Riau Silip, yang menjadi satu-satunya akses warga.













