JURNALINDONESIA.CO — Waspadai kondisi tubuh mengalami hipertensi atau darah tinggi.
Yakni kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah, baik tekanan darah systolic maupun diastolic.
Ahli kesehatan dr Fery Juliawan membagikan obat herbal penurun darah tinggi.
Seledri
Di dalam seledri terkandung beberapa zat aktif, seperti tanin, apigenin, saponin, dan petaloides.
Kandungan petaloides dalam seledri dapat merelaksasi pembuluh darah.
Selain itu ada pula beberapa vitamin, seperti vitamin A, B, dan C.
Ada pula kandungan kalium dan magnesium yang dapat memantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Cara pengolahannya:
– Siapkan tiga batang seledri, bersihkan
– Siapkan satu buah jeruk lemon (optional)
– Potong seledri kecil-kecil
– Haluskan seledri dengan satu gelas air, tambahkan perasan jeruk lemon
– Obat herbal dari seledri siap di minum satu sampai dua kali sehari
Bawang Putih
Rempah yang satu ini hampir digunakan di setiap olahan makanan, lantaran berfungsi untuk menyedapkan.
Kandungan allicin yang terdapat pada bawang putih dipercaya dapat menurunkan tekanan darah.
Senyawa ini allicin akan merangsang produksi oksida nitrat yang berperan untuk merelaksasi pembuluh darah.
Anda cukup mengonsumsi satu sampai dua siung bawang putih mentah.
Daun Basil
Kandungan yang terdapat pada daun basil, di antaranya vitamin A, B, C, dan K.
Lalu ada asam folat, kalium, asam asetat, dan eugenol.
Baca juga: Begini Cara Atasi Hipertensi Tanpa Obat, Cukup Rutin Minum Air Seduhan Dua Bumbu Dapur Ini
Eugenol berfungsi untuk menghambat reaksi kalsium yang dapat menyempitkan pembuluh darah.
Cara pengolahannya:
– Siapkan sepuluh lembar daun basil, bersihkan
– Haluskan daun basil
– Tambahkan 220ml air, aduk hingga rata













