JURNALINDONESIA.CO – Potensi banjir pesisir (rob) akan terjadi hingga 10 Desember 2025.
Pada hari ini, Kamis (4/12/2025) berpotensi mengalami ketinggian air laut maksimum.
Banjir rob akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Kepulauan Bangka Belitung.
Kondisi ini berdampak pada masyarakat yang tinggal di pesisir serta tambak garam dan perikanan darat.
Diketahui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sumatera Barat pada 3–10 Desember 2025.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo mengungkapkan potensi ini dipicu fenomena Fase Perigee (jarak terdekat Bulan ke Bumi) yang bertepatan dengan Bulan Purnama pada 4 Desember 2025.
Kombinasi dua fenomena itu berdampak pada kenaikan signifikan tinggi muka air laut.
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Wilayah pesisir yang berpotensi banjir rob Eko mengatakan bahwa lokasi dan waktu potensi terjadinya banjir rob berbeda-beda setiap wilayah.
Wilayah Aceh
Pesisir Aceh Pesisir Kota Meulaboh (5-10 Desember 2025)
Pesisir Kota Bireun (5-10 Desember 2025)
Pesisir Lhokseumawe (5-10 Desember 2025)














