JURNALINDONESIA.CO – Inflasi Kota Pangkalpinang pada November 2025 sebesar 2,67 persen, dengan nilai Indeks Harga Konsumen (IHK) 107,35 persen.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan kenaikan indeks mencapai 8,10 persen.
Sementara, komoditas yang dominan mendorong inflasi y-on-y November 2025, yaitu:
– Cabai merah
– Ikan tenggiri
– Emas perhiasan
– Cumi-cumi
– Daging ayam ras
– Ikan selar
– Sayuran seperti bayam, kangkung, sawi hijau
– Beras
– Minyak goreng
– Mobil
– Sigaret Kretek Tangan (SKT)
– Sate
Hal itu disampaikan Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri dalam kegiatan rilis resmi (BRS) dan press conference, Senin (1/12/2025).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini hadir pada kesempatan itu.
Dewi Savitri mengatakan inflasi year on year (y-on-y) Kota Pangkalpinang pada November 2025 sebesar 2,67 persen.
Inflasi tahunan itu akibat kenaikan harga sejumlah kelompok pengeluaran.
Daftar kelompok pengeluaran penyumbang inflasi y-on-y adalah
– Makanan, minuman, dan tembakau: 8,10 persen
– Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga: 0,43 persen
– Perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga: 0,98 persen












