JURNALINDONESIA.CO — Inilah amalan agar diberikan kesempatan naik haji, yang dibagikan Ustaz Adi Hidayat.
Haji merupakan rukun islam yang kelima.
Ustaz Adi Hidayat di kanal YouTube Audio Dakwah memberikan tausiah tentang ibadah haji.
“Persiapan menuju puncak haji, kalau mau siap ingin haji, kalau pengen berangkat, kalau pengen merencanakan, jangan mepet-mepet, dari jauh-jauh sebelumnya siapkan,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Siapkan dengan baik, pelajari fikih hajinya, siapkan biayanya, siapkan mentalnya, latihan fisiknya.
Sehingga dengan persiapan sempurna ini sampai di sana kita sudah siap,” lanjutnya.
Ustaz Adi Hidayat menyebutkan agar bisa berhaji maka harus diusahakan dan diupayakan.
Menurutnya, tidak bisa hanya berdiam diri dan bermimpi saja.
“Anda siapkan dari sekarang. Apa yang harus Anda lakukan? Ayo berusaha sampai mampu. Berusaha untuk mampu itu disebut Istitha’ah,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Surah Ali Imran, ayat 96-97, berbunyi :
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبارَكاً وَهُدىً لِلْعالَمِينَ (96) فِيهِ آياتٌ بَيِّناتٌ مَقامُ إِبْراهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كانَ آمِناً وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعالَمِينَ (97)
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat ibadah) manusia ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah,














