banner 728x90

Cemilan Olahan Hasil Laut Asal Kota Pangkalpinang, Perdana Tembus Pasar Sydney

Avatar
Karantina Babel melepas perdana produk olahan hasil laut Kota Pangkalpinang, Rabu (19/11/2025). Foto: Karantina Babel
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung (Karantina Babel) melepas perdana produk olahan pangan hasil laut asal Kota Pangkalpinang sebanyak dua kwintal atau setara 200 kilogram ke Sydney, Australia, Rabu (19/11/2025) di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang.

Kepala Balai Karantina Babel, Herwintarti, dalam sambutan diwakili Ketua Tim Kerja Karantina Ikan Hasbullah Iwansyah Hakim menjelaskan sebelum diterbitkan sertifikat Kesehatan, produk olahan pangan hasil laut telah diperiksa melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Depati Amir.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi jenis, jumlah, dan kelayakan komoditas sesuai permohonan ekspor.

“Dukungan fasilitasi ekspor yang dilakukan karantina, pemda dan seluruh stakeholder ini diharapkan menjadi pintu gerbang ekspor para pelaku usaha dalam mengembangkan kualitas dan pemasaran produknya,” ujar Herwintarti selaku Kepala Karantina Babel dari tempat terpisah.

Sebagai informasi, ekspor produk bernilai jutaan rupiah ini diekspor menjadi langkah awal dan fase pertama yang diharapkan dapat meningkat pada pemesanan berikutnya sebagai perluasan pasar internasional bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM).

Produk ini merupakan olahan khas Bangka Belitung dari IKM DAS, terdiri atas kemplang, kericu, dan getas, yang telah dipasarkan ke sejumlah gerai lokal dan kini mulai menembus pasar global.

Produk-produk ini nantinya akan dipasarkan di salah satu supermarket di Sydney.

Setelah dipastikan aman, memenuhi ketentuan dan mutu, serta layak konsumsi, lalu diterbitkan Health Certificate (HC) sebagai syarat pengeluaran pengiriman ekspor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses