JURNALINDONESIA.CO – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih dari sepekan di Pulau Bangka, belum ada titik terang.
Antrean masih terus mengular di SPBU, bahkan sampai ke tepi jalan.
Kondisi ini terjadi dari pagi hingga malam hari.
Tampak pengendara motor mengantre dari luar areal SPBU di Selindung Baru, Kota Pangkalpinang, Selasa (18/11/2025) malam.
Keadaan yang sama juga terlihat pagi, siang, dan sore hari.
Pengendara motor berjubel membeli Pertalite, meski harus antre lama, bahkan berjam-jam.
“Terpaksa antre, kalau nggak, bagaimana motor mau jalan,” kata Andre, pengendara motor.
Dia tak mau ambil risiko untuk antre besok hari karena dia membutuhkan BBM motornya.
Pasalnya, dia berkendara pakai motor mulai pagi hari.
Sementara, penjual bensin eceran banyak yang tutup.
Kalau pun ada, harganya selangit sampai menyentuh Rp18.000 per liter.
Sampai sejauh ini, belum ada solusi dari pemerintah daerah untuk membantu kesulitan warga.













