banner 728x90 banner 728x90

PT Thorcon Siap Angkat Kaki ke Kalimantan Jika Rencana PLTN Terus Ditolak Masyarakat Babel

WALHI Babel saat rapat dengar pendapat (RDP) tentang rencana pembangunan PLTN di DPRD Babel, Senin (10/11/2025).
banner 468x60
  • RDP terkait rencana pembangunan PLTN di DPRD Babel
  • WALHI Babel menyatakan penolakan masyarakat terhadap PLTN begitu tinggi
  • DPRD Babel minta PT Thorcon hentikan aktivitas sementara di Pulau Gelasa
  • PT Thorcon siap angkat kaki ke Kalimantan jika di Babel ditolak

JURNALINDONESIA.CO – DPRD Babel mengundang sejumlah pihak dalam rapat dengar pendapat (RDP) rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Pulau Gelasa, Desa Beriga, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (10/11/2025).

Pihak PT Thorcon Power Indonesia diwakili Dhita dan Direktur Eksekutif Walhi Babel Ahmad Subhan Hafiz.

PT Thorcon merupakan pihak yang akan membangun PLTN dan terus melakukan sosialisasi dan pendekatan pada masyarakat.

Subhan menyatakan masyarakat menolak proyek PLTN karena tidak sesuai lokasi PLTN dengan pola ruang sebenarnya.

Tapak PLTN disebutkan Subhan berada di kawasan konservasi dan pariwisata.

Menurutnya, pembangunan PLTN tidak mendesak karena potensi energi terbarukan masih banyak di Bangka Belitung.

Dibeberkan Subhan, potensi energi surya ada 2.810 megawatt dan energi angin 1.787 megawatt.

“Untuk apa menggunakan PLTN, berbahan uranium. Sebelumnya disebutkan berbahan thorium, lalu berubah jadi uranium. Itu bentuk kebohongan publik,” ungkap Subhan di depan Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar, dan sejumlah anggota dewan lainnya.

Subhan juga menyoroti soal usulan pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) di Batu Beriga, yang harus direalisasikan.

Hentikan aktivitas

DPRD Babel meminta PT Thorcon Power Indonesia untuk menghentikan sementara aktivitas di tapak PLTN di Pulau Gelasa.

Pihak Thorcon untuk memenuhi aspek hukum dan sosial yang muncul akibat rencana pembangunan PLTN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses