JURNALINDONESIA.CO – Shalat Asar berjemaah baru saja selesai di Masjid Zahra Al Qurrotu’aini, Kampak, Kota Pangkalpinang, Jumat (7/11/2025).
Jamaah sore itu tidak seberapa banyak, hanya satu setengah saf.
Lalu, jamaah satu per satu keluar dari masjid.
Satu di antaranya, seorang pria tua dengan kopiah abu-abu di kepalanya.
Dia keluar sambil menenteng tas dan langkah yang tak begitu lincah.
Lalu, agak malu-malu, dia mengeluarkan sesuatu dari dalam tas dan menawarkan kepada jamaah yang baru keluar dari masjid.
Barang itu berupa kopiah, yang sama persih dipakainya.
Hanya saja, warnanya berbeda-beda, ada putih, coklat, abu-abu, merah hati, dan hitam.
“Boleh saya nawar kopiah, buatan sendiri, rajutan,” katanya sambil menunjukkan satu helai kopiah berwarna putih.
Tampak guratan di wajah dan tangannya, menandakan pengalaman hidup pria tua ini.













