JURNALINDONESIA.CO – Gubernur Riau Abdul Wahid ditangkap KPK atas dugaan pemerasan anak buah di Dinas PUPR Riau.
Dia meminta fee proyek yang dikerjakan Dinas PUPR Riau, sebagai jatah preman.
Setidaknya, sudah tiga kali anak buah Wahid menyetor fee proyek tersebut.
Dalam perjalanannya, Wahid meminta jatah Rp7 miliar atau dikenal 7 Batang.
Menyikapi peristiwa itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan respons.
Dia prihatin Wahid sebagai kader PKB ditangkap KPK.
Cucun mengaku tidak percaya atas kelakuan Wahid tersebut.
“Kita turut prihatin dan menyampaikan rasa apa, kita juga kepedulian bahwa kok bisa terjadi seperti ini ya di kader kami,” kata Cucun di Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Dia mengingatkan kader PKB lainnya untuk berhati-hati, dan jangan mengkhianati kepercayaan rakyat.












