JURNALINDONESIA.CO – Modus pengedar sabu di Kota Pangkalpinang ini sangat meresahkan.
Cara yang dilakukan para bandar berbeda dari biasanya.
Pelaku memasukkan paket sabu ke dalam makanan ringan dan berada di lingkungan sekolah.
Temuan itu mengejutkan orang tua siswa di salah satu sekolah negeri di Kota Pangkalpinang, Kamis (2/10/2025).
Awalnya beredar informasi di grup WhatsApp (WA) sekolah, yang berisi ada paket sabu di dalam bungkusan makanan ringan berupa biskuit coklat.
Salah seorang orang tua siswa menemukan jajanan di lingkungan sekolah berupa coklat merek TOP.
Makanan ringan itu tergeletak begitu saja.
Saat dibuka, ternyata di dalam kemasan itu ada plastik kecil berisi sabu.













