banner 728x90 banner 728x90
Opini  

PUKAT FH UGM – Kekerasan dan Korupsi: Krisis Akuntabilitas di Tubuh Polri

PUKAT FH UGM. Foto: detik.com
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Wajah kepolisian tergambar dari peristiwa pada 28 Agustus 2025, saat Affan Kurniawan seorang pengemudi ojek daring dilindas kendaraan taktis brimob.

Kendaraan yang dibeli pakai uang rakyat digunakan untuk melukai rakyat.

Kekerasan aparat terjadi bukan kali ini saja.

Masih kuat dalam ingatan ada kasus Gamma di Semarang atau Kanjuruhan yang menyebabkan jatuhnya korban ratusan nyawa.

Tragedi kekerasan yang terus berulang menunjukkan krisis akuntabilitas institusi kepolisian.

Masing-masing peristiwa tidak dapat dipandang sebagai masalah individu pelaku/oknum.

Ini merupakan permasalahan struktural dan kelembagaan kepolisian.

Krisis akuntabilitas menjadi sumber berbagai persoalan di kepolisian, termasuk menjadi pemicu korupsi.

Praktik pemerasan, jual beli perkara, beking bisnis ilegal, setoran dari bawahan kepada atasan, hingga penyalahgunaan anggaran menunjukkan korupsi yang telah berlangsung secara sistematis.

Penyalahgunaan kewenangan yang terus terjadi berasal dari kewenangan besar tanpa kontrol memadai.

Aparat melakukan pelanggaran, karena merasa aman dari pertanggungjawaban.

Inilah saat paling tepat bagi negara untuk melakukan reformasi total kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses