JURNALINDONESIA.CO – Hasan Basri (33) dan Martin (34) saling tuduh, terkait kematian Direktur Utama Okeyboz.com, media online di Bangka Belitung.
Hasan menuduh Martin ikut memukul Aditya Warman di pondok kebun, sebelum dia mengeksekusi korban hingga tewas.
Hasan memukul kepala bagian belakang Aditya Warman menggunakan balok kayu, hingga korban tersungkur tak berdaya.
Setelah memastikan korban tewas, Hasan menyeret tubuh Aditya dari dalam pondok dan membuangnya ke sumur.
Kemudian Hasan dan Martin membawa kabur mobil korban Daihatsu Terios, untuk menyeberang ke Sumsel dari Pelabuhan Mentok, Bangka Barat ke Pelabuhan Tanjung Api-api, Sumsel, Kamis (7/8/2025) malam.
Pembunuhan dilakukan pada Kamis siang di pondok korban, kawasan Taman Dealova, Kota Pangkalpinang.
Martin kepada polisi membantah ikut membunuh korban. Dia mengaku hanya ikut Hasan membawa mobil ke Sumsel.
Hal itu diungkap Direktur Reskrimum Polda Babel, Kombes Pol M Rivai Arvan saat jumpa pers di Polda Babel, Rabu (13/8/2025).
“Pelaku memukul korban menggunakan balok kayu, untuk menguasai harta korban,” kata Kombes Rivai.
Hasan akan menjual mobil Terios korban seharga Rp80 juta, oleh seorang pemesan di Pampangan, Ogan Komering Ilir, Sumsel.
Dari transaksi itu, Hasan sudah menerima uang muka Rp1,3 juta.
Namun, belum sempat menjual mobil korban, Martin terlebih dulu ditangkap polisi dan Hasan kabur selama beberapa hari.
Hasan melakukan perampasan mobil lantaran terjerat judi online dan butuh uang mendesak.
Spekulasi
Kematian Direktur Utama Okeyboz.com, Aditya Warman, Kamis (8/8/2025) lalu menimbulkan beragam spekulasi.
Aditya yang sebelumnya ditulis sebagai Pemred Okeyboz.com, dihabisi oleh Hasan Basri (33), tukang kebun korban.
Beredar informasi awal, pelaku membunuh korban karena merampas harta benda yakni mobil Terios.
Namun, muncul dugaan lain, penyebab Hasan warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan itu, nekat menghabisi nyawa Aditya.
Karena selama dua bulan ini, hubungan Aditya dengan Hasan cukup baik.
Setelah Hasan Basri ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Babel dan Polda Sumsel, Senin (11/8/2025) siang, muncul kecurigaan ada aktor di baliknya.
Seperti diketahui, Hasan ditangkap di sebuah rumah makan di Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang.
Kepada wartawan, Pemimpin Redaksi Okeyboz.com, Dodi Hendriyanto, menyampaikan apresiasi kepada Polda Babel dan Polda Sumsel yang dengan cepat menangkap pelaku.
Dikatakan Dodi, sebelum korban meninggal, Aditya sempat didatangi orang tak dikenal yang mengaku penambang timah.














