banner 728x90 banner 728x90

Siswa SD Korban Bully Meninggal, Edi Nasapta Desak Bupati Basel Sanksi Tegas Kepsek dan Guru

Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta. Foto: Istimewa
banner 468x60

JURNALINDONESIA.CO – Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Edi Nasapta geram atas meninggalnya siswa kelas 5 SDN 22 Desa Rias, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Korban diduga meninggal akibat bully atau perundungan yang dilakukan teman-teman di sekolah.

Menurut Edi Nasapta, kepala sekolah harus bertanggung jawab atas kejadian memilukan tersebut.

Edi Nasapta mengatakan, Bupati Bangka Selatan harus memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah dan guru atas kelalaian tersebut.

“Sanksi pemecatan untuk kepsek dan guru yang lalai, merujuk pada Peraturan Mendikbud Nomor 82 Tahun 2015, serta Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023,” tegas Edi Nasapta, Minggu (27/7/2025).

Meski begitu, menurutnya, sanksi diberikan sesuai aturan mulai teguran, penurunan pangkat, pencopotan jabatan, penundaan kenaikan pangkat, dan rekomendasi pemecatan.

Baca juga : Rina Tarol Geram Ada Siswa SD di Toboali Meninggal Akibat Diduga Korban Bully

 

Dia minta Bupati Bangka Selatan bersikap tegas agar tak terulang peristiwa serupa.

Dalam kondisi seperti ini, ujarnya, Bupati Bangka Selatan harus memberikan efek jera, karena korban meninggal dunia.

Dalam kasus ini, diduga pelaku anak di bawah umur, Edi menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Menurutnya, proses hukum tetap harus jalan meski pelakunya anak-anak.

Edi juga menaruh harapan pada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), untuk mengawal kasus ini dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Meninggal usai dibully

Kasus dugaan bully atau perundungan terjadi di SDN 22 Toboali di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Korbannya siswa laki-laki berusia 10 tahun berinisial Z.

Dia siswa kelas lima SD, meninggal dunia setelah tiga hari dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (27/7/2025) pagi.

Akun Facebook Dhony Dinata membagikan informasi itu, beserta foto korban dirawat.

Terpasang selang ke dalam mulut korban, yang menandakan menjalani perawatan intensif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses