JURNALINDONESIA.CO – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menjadi partai besar karena diasumsikan sebagai saham.
PSI bukan dimiliki oleh pengurus, kader, dan elite termasuk keluarga.
Hal itu diungkap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat hadir di Kongres PSI 2025.
Dia memberikan materi tentang Pesan Kebangsaan.
Jokowi mengungkapkan PSI dengan branding partai Super TBK, bakal menjadi partai kuat dan besar secara secara bertahap.
Menurutnya saham PSI dimiliki oleh seluruh pengurus, anggota, dan kader.
“Tidak ada kepemilikan elite, tidak ada kepemilikan keluarga apalagi, semua memiliki saham yang sama,” ujarnya saat Kongres PSI 2025 di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025).
Setelah branding PSI menjadi partai Super TBK, sehingga para anggota dan kader merasa memiliki.
Jokowi mengingatkan, agar PSI menjadi besar dan kuat, tidak boleh tergesa-gesa tetapi secara bertahap.
Menurutnya PSI akan menjadi partai yang kuat pada 2034, bukan 2029.
Disebutkan mantan Gubernur DKI Jakarta ini, PSI yang baru saja berganti logo menjadi gajah merah-putih itu, adalah partai cerdas.












